Share

Gerakan Berkelanjutan: Menjadikan Storytelling sebagai DNA Bangsa

Jakarta – Lebih dari sekadar festival, Suara Nusantara diposisikan sebagai gerakan budaya yang berkelanjutan. Cahaya Manthovani melihat bahwa storytelling merupakan bagian dari identitas bangsa yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.

Di tengah dominasi konten digital global, cerita rakyat menjadi salah satu cara untuk menjaga akar budaya tetap hidup. Namun, tantangan terbesar adalah bagaimana membuatnya tetap relevan bagi generasi masa kini.

Melalui pendekatan kreatif dan partisipatif, Suara Nusantara mencoba menjawab tantangan tersebut. Anak-anak diajak tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga kreator yang menghidupkan kembali cerita-cerita Nusantara.

Cahaya Manthovani menyampaikan: “Harapannya, mereka tidak hanya mendengar cerita, tetapi juga merasakan kedekatan dengan Tanah Air.”

Dengan ekspansi ke Banten dan rencana ke daerah lain, Suara Nusantara menunjukkan bahwa gerakan ini memiliki visi jangka panjang.

Ke depan, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang tahunan, tetapi juga bagian dari ekosistem literasi budaya yang terus berkembang di Indonesia.

Cahaya Manthovani, Suara Nusantara, Suara Nusantara 2026