Jakarta – Perluasan Suara Nusantara ke Banten bukan sekadar perpindahan lokasi. Namun, bagian dari upaya mengangkat kekayaan cerita lokal di setiap daerah.
Banten, dengan sejarah dan budaya yang kaya, dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi panggung berikutnya. Dalam festival ini, anak-anak tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga aktor utama yang menghidupkan kembali cerita rakyat melalui gaya dan interpretasi mereka sendiri.
Pendekatan ini membuat proses belajar menjadi lebih personal dan bermakna. Cahaya Manthovani menjelaskan bahwa mendongeng memiliki peran penting dalam pembentukan karakter.
“Anak-anak diajak menyelami kisah bangsa sekaligus menumbuhkan rasa cinta pada warisan budaya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, melalui pengalaman ini, anak-anak tidak hanya memahami cerita, tetapi juga menyerap nilai-nilai seperti keberanian, empati, dan kebijaksanaan.
Selain kompetisi, Suara Nusantara juga menghadirkan workshop dan sesi edukasi yang terbuka bagi peserta dan masyarakat. Pendekatan ini menjadikan festival sebagai ruang belajar yang inklusif dan interaktif.
Dengan hadirnya Suara Nusantara di Banten, diharapkan akan lahir lebih banyak generasi muda yang tidak hanya mengenal budaya, tetapi juga bangga menjadi bagian dari warisan tersebut.
