Share

Keberanian Melampaui Zona Nyaman: Jalan Cahaya Manthovani Menjadi Agen Perubahan

Jakarta – Jika Kartini dikenal karena keberaniannya melawan batas sosial, maka Cahaya Manthovani menunjukkan keberanian dalam memilih jalan hidup yang tidak biasa.

Lulusan arsitektur Kyungsung University, Korea Selatan itu tidak menempuh jalur karier konvensional. Ia justru meninggalkan zona nyaman untuk terjun ke dunia sosial, sebuah pilihan yang penuh ketidakpastian.

Langkah itu terbukti menjadi titik balik. Di usia muda, Cahaya kini memimpin dua entitas sekaligus: Managing Director PT Navaswara Bhuwana Kencana dan Ketua Harian Yanasan Inklusi Pelita Bangsa, serta aktif dalam berbagai gerakan perubahan lintas sektor.

“Tidak semua orang berani keluar dari jalur aman,” menjadi gambaran perjalanan yang ia pilih, jalan yang lebih berisiko, namun berdampak luas.

Keberanian itu juga tercermin dalam keterlibatannya pada berbagai inisiatif nasional, termasuk kolaborasi dalam kegiatan seperti Jaga Desa Awards 2026 yang mendorong transparansi dan akuntabilitas desa.

Di titik ini, Cahaya menunjukkan keberanian perempuan masa kini bukan hanya soal melawan norma, tetapi juga berani mengambil tanggung jawab dalam perubahan sistem.

Semangat Kartini pun menemukan bentuk baru: perempuan yang tidak hanya bersuara, tetapi juga berani mengambil peran strategis.

Cahaya Manthovani, Hari Kartini