Jakarta – Bagi Cahaya Manthovani, inklusi bukan hanya soal kebijakan atau program, tetapi tentang kehadiran nyata di momen-momen penting. Salah satu wujud komitmen tersebut adalah keterlibatannya dalam mendampingi atlet disabilitas Indonesia pada berbagai kompetisi internasional.
Pengalaman mendampingi atlet disabilitas memberinya perspektif yang lebih dalam tentang tantangan yang kerap tidak terlihat mulai dari keterbatasan akses, kesiapan sistem pendukung, hingga pentingnya lingkungan yang menghargai martabat dan potensi setiap individu.
Cahaya melihat para atlet disabilitas bukan dari keterbatasannya, melainkan dari disiplin, ketangguhan, dan daya juang yang mereka tunjukkan di arena kompetisi. Prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa kesempatan yang setara mampu melahirkan capaian luar biasa.
Melalui pendampingan ini, Cahaya semakin meyakini bahwa peran pendukung, baik dari komunitas, institusi, maupun individu sama pentingnya dengan latihan dan kemampuan teknis atlet itu sendiri.
Inklusi, dalam konteks ini, berarti memastikan para atlet dapat fokus bertanding tanpa terbebani oleh hambatan non-teknis.
Bagi Cahaya Manthovani, setiap langkah kecil dalam membuka akses dan memberi dukungan adalah bagian dari perjalanan panjang menuju masyarakat yang lebih adil dan setara, di mana prestasi dapat tumbuh tanpa batas
