Share

Cahaya Manthovani: Atlet Muda Indonesia Jangan Berhenti Bermimpi Meski Belum Menang

Dubai – Deputy CdM Indonesia, Cahaya Manthovani, menegaskan pentingnya mental kuat dan semangat belajar bagi atlet muda Tanah Air yang berlaga di Asian Youth Para Games 2025 di Dubai.

Selain memberi dukungan langsung kepada Afghanie As Sakha Hindarsah di cabang bulutangkis, Cahaya juga menyempatkan diri menyaksikan pertandingan cabang boccia. Hasilnya membanggakan, Intan Cahaya Putri dan Davinca sama-sama berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia.

Cahaya menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin, serta keberanian atlet muda dalam menghadapi tekanan di level Asia.

Tadi saya sempat menonton yang boccia ada dua, dan dua-duanya Intan dan Davinca sama-sama mendapatkan medali emas, ujar Cahaya.

Tak hanya fokus pada kemenangan, Cahaya juga memberi pesan menyentuh bagi atlet yang belum berhasil naik podium. Ia menekankan usia muda adalah modal besar untuk terus berkembang.

“Untuk teman-teman yang belum menang, itu jangan bersedih karena masih banyak pertandingan di masa depan dan kalian umurnya masih muda. Biarkan pertandingan yang sudah lewat itu menjadi pelajaran dan experience ke depannya. Jadi harus terus improve diri sendiri.”

Secara keseluruhan, performa kontingen Indonesia di Asian Youth Para Games 2025 patut diapresiasi. Dengan total 59 medali dan posisi kelima klasemen akhir, Indonesia menunjukkan konsistensi dalam pembinaan atlet para usia muda.

Hasil ini diharapkan menjadi pijakan penting menuju ajang internasional berikutnya, sekaligus membentuk generasi atlet para Indonesia yang lebih matang, percaya diri, dan siap bersaing di level dunia.

Asian Youth Para Games, Asian Youth Para Games 2025, Cahaya Manthovani